Beranda

Rabu, 05 November 2014

Tutorial Downgrade dan Upgrade Mikrotik Router OS (Wireless)

Langkah-langkah:
1.   Buka winbox  yang ada pada komputer kita, kemudian klik Run.
2.   Klik  pada connect to dan pilih MAC Addressnya dan cari nama kita.
3.   Tunggu sampai proses selesai.
4.   Pilih System, kemudian License.
5.   Buka link http://www.mikrotik.com/, pilih menu download versi mikrotik router OS yang dipakai yaitu 6.19 dan akan di downgrade menjadi 5.26. Lalu klik pada upgrade package v5.26, kemudian tunggu proses download selesai.
6.   Buka  file routeros-mipsbe-5.26.npk yang sudah didownload, lalu copy.
7.   Lalu paste-kan routeros-mipsbe-5.26.npk di file list dan tunggu sampai muncul di file list.
8.   Pilih menu System, kemudian klik Reboot. Lalu pilih “Yes”.
9.   Buka kembali winbox nya lalu pilih menu System lalu klik Resource. Maka pada version akan berubah menjadi 5.26.









Tutorial Instalasi Mikrotik pada VirtualBox (Wireless)

Langkah-langkah menginstalasi :
1.   Pertama kita buka Virtual Box yang ada pada komputer kita. Seperti gambar di bawah ini :
2.   Lalu kita buat Mesin Virtual baru dengan memilih menu “new” dan isikan nama yang ingin anda gunakan, untuk tipe pilih “other” dan versinya juga pilih “other/unknown”.  Lalu pilih “next”.

3.   Ukuran memory bisa kita ubah, missal 120 MB. Lalu pilih “next”, kemudian “create”  dan akan muncul seperti ini.
4.   Pilih Create a virtual hard drive now, kemudian klik “create”.
5.   Pilih VDI (Virtual Disk Image), kemudian klik “Next”.
6.   Pilih Dynamically allocated, kemudian klik “Next”.
7.   Tentukan besarnya kapasitas Virtual Hard Drivenya, kemudian klik “Create”.
8.   Maka akan muncul tampilan VM VirtualBox Manager yang kita buat.
9.   Sebelum kita menjalankannya, pilih “Settings” kemudian pilih “System”.
10.   Hapus centang yang ada pada menu Floppy, lalu klik OK.
11.   Pilih Network dan pilih adapter 1 dan adapter 2, kemudian pada attached to ganti bridged adapter, lalu klik OK.
12.   Lalu klik Start pada virtual machine yang telah dibuat, kemudian pilih OK.

13.   Pada Host Drive ‘F’, pilih mikrotik-6.19.iso (19.97 MB ), kemudian klik Start.
14.   Maka akan muncul tampilan seperti ini, lalu klik OK.
15.   Lalu ketik a pada keybord untuk memilih semuanya.
16.   Lalu ketik i pada keybord untuk menginstalnya.
17.   Lalu ketik y pada keybord untuk konfirmasi.
18.   Lalu ketik y pada keybord untuk konfirmasi lagi.
19.   Lalu tekan Enter pada keyboard untuk mengakhiri proses installasi.
20.   Pilih Devices, kemudian CD/DVD Devices, lalu pilih Remove disk from virtual drive.
21.   Maka akan muncul tampilan seperti ini, lalu klik Force Unmount.
22.   Pilih menu Machine dan pilih Reset.
23.   Maka akan muncul tampilan seperti ini, kemudian klik Reset.
24.   Kemudian kita akan masuk ke Miktotiknya dengan menginputkan username dan password. Mikrotik Login diisi dengan admin, password dikosongkan saja (langsung tekan Enter).
25.   Setelah muncul tampilan seperti ini, lalu tekan Enter.
26.   Kemudian ketikan system identity set name “mikrotik”, lalu tekan Enter.
 

27.   Buka winbox  yang ada pada komputer kita, kemudian klik Run.
28.   Klik pada connect to dan pilih MAC Addressnya dan cari nama kita.
29.   Maka akan muncul tampilan seperti ini, kemudian klik Connect.
30.   Pilih System, kemudian License.
31.   Maka akan muncul seperti ini, kemudian klik License.
32.   Maka akan muncul tampilan seperti ini, lalu copy software ID.
33.   Buka link http://www.mikrotik.com/, lalu pilih account dan silahkan login.
34.   Pilih make a demo key pada Generate a NEW software KEY.
35.   Maka akan muncul tampilan seperti ini, dan paste-kan software ID yang tadi di copy. Lalu pilih          Next.
36.   Maka akan muncul tampilan seperti ini, dan copy-kan Key tersebut.

37.   Kemudian klik paste key pada winbox. 
38.   Maka akan muncul seperti ini, lalu pilih yes.
39.   Maka akan muncul seperti ini, lalu pilih OK.
40.   Setelah selesai, buka kembali Winbox, kemudian klik OK. Pilih System lalu License. Maka level nya akan berubah menjadi Level 1.

Jumat, 04 Oktober 2013

Tugas 1 Pemrograman Web Dinamis

Daftar_Penyakit.php
<?php
echo "<h1 align='center'>Daftar Data Penyakit</h1>";
?>
<table border="1" width="550" align="center">
<tr>
 <td height=20 align="center" width=50><b>Kode</b></td>
 <td align="center" width=200><b>Nama Penyakit</b></td>
 <td align='center' width=300><b>Definisi</b></td>
</tr>

<?php
include "koneksi.php";
$qdata = mysql_query("select
kode,nama_penyakit,definisi from daftar_penyakit");
while($rdata = mysql_fetch_array($qdata))
{
$kode = $rdata["kode"];
$nama = $rdata["nama_penyakit"];
$definisi = $rdata["definisi"];
echo "<tr> <td align='center'>$kode</td>
   <td>$nama</td>
   <td>$definisi</td></tr>";}
?>
</table>

Simpan_Data.php
<?php
include "koneksi.php";
$kode = $_POST['kode'];
$nama = $_POST['nama_penyakit'];
$definisi= $_POST['definisi'];

$query = "insert into daftar_penyakit ('kode','nama_penyakit','definisi')
values ('$kode','$nama','$definisi')";
$hasil = mysql_query($query) or die(mysql_error());
if($hasil)
{
echo "<h2 align='center'>Pengiriman Data Sukses !</h2>";
} else {
echo "<h2 align='center'>Pengiriman Data Gagal !
<input type=button value=BACK
OnClick=self.history.back();></h2>";
}
?>

Edit_Penyakit.php
<?php
include "koneksi.php";
?>

<table border="1" width="550" align="center">
<tr>
 <td height=20 align="center" width=50><b>Kode</b></td>
 <td align="center" width=170><b>Nama Penyakit</b></td>
 <td align='center' width=250><b>Definisi</b></td>
 <td align='center' width=80><b>Fungsi</b></td>
</tr>

<?php
 if(isset($_POST['kirim_edit']))
{
$kode = $_POST['kode'];
$nama = $_POST['nama_penyakit'];
$definisi= $_POST['definisi'];
$query3 = "update penyakit set
kode='$kode',
nama='$nama_penyakit',
definisi='$definisi'
where kode='$kode'";
mysql_query($query3);
}
$i=0;
$qdata = mysql_query("select kode,nama_penyakit,definisi from penyakit order by kode");
while($rdata = mysql_fetch_array($qdata))
{
$pkode = $rdata["kode"];
$pnama = $rdata["nama_penyakit"];
$pdefinisi = $rdata["definisi"];
echo "
<tr>
 <td align='center'>$pkode</td>
 <td>$pnama</td>
 <td>$pdefinisi</td>
 <td align='center'>
 <a href='edit_penyakit.php?kode=$pkode&edit=1'>Edit</a></td>
</tr>";
$i++;
} ?>
</table>

<?php
 if(isset($_GET['edit']))
{
$kode = $_GET['kode'];
$qdata2 = mysql_query("select kode, nama_penyakit, definisi from penyakit where kode='$kode'");
while($rdata2 = mysql_fetch_array($qdata2))
{
$kode2 = $rdata2["kode"];
$nama2 = $rdata2["nama_penyakit"];
$definisi2 = $rdata2["definisi"];
}
echo "<p align='center'>Ubah Data Penyakit <br><br>";
echo "<form method='post' action='edit_penyakit.php'>
<input type='hidden' name='kode' value='$kode2'>
<input type='hidden' name='kirim_edit' value=1>";
echo "<table border=0 width=500 align='center'>";
echo "<tr>
 <td width=150>Kode Penyakit </td>
 <td><input type='text' name='kode_penyakit' size=4 value='$kode2'></td>
 </tr>
<tr>
 <td>Nama Penyakit</td>
 <td><input type='text' name='nama_penyakit' size=40 value='$nama2'></td>
</tr>
<tr>
 <td valign='middle'>Definisi Penyakit</td>
 <td><textarea name='definisi' cols=40 rows=6>$definisi2</textarea></td>
</tr>
<tr>
 <td colspan=2 align='center'><input type='submit' value='EDIT'></td>
</tr>";
echo "</table></form></p>";
}
?>


Form_Isi.php
<?php
echo "<h2><p align='center'>Tambah Data Penyakit</h2></p>";
echo "<form method='post' action='simpan_data.php'>";
echo "<table>


<tr>
 <td width=150>Kode Penyakit </td>
 <td><input type='text' name='kode' size=4></td>
</tr>
<tr>
 <td>Nama Penyakit</td>
 <td><input type='text' name='nama' size=40></td>
</tr>
<tr>
 <td valign='middle'>Definisi Penyakit </td>
 <td><textarea name='definisi' cols=40 rows=6></textarea></td>
</tr>
<tr>
 <td colspan=2 align='center'><input type='submit' value='OK'></td>
</tr>";
echo "</table></form>"; 
?>

Hapus_Penyakit.php
<?php
 include "koneksi.php";
?>
<table border="1" width="550" align="center">
<tr>
 <td height=20 align="center" width=50><b>Kode</b></td>
 <td align="center" width=170><b>NamaPenyakit</b></td>
 <td align='center' width=250><b>Definisi</b></td>
 <td align='center' width=80><b>Fungsi</b></td>
</tr>

<?php
$hapus = 0;
if(!empty($_GET['hapus'])){
$hapus = $_GET['hapus'];
$kode = $_GET['kode'];
}
if($hapus==1)
{
$query2 = "delete from daftar_penyakit where kode='$kode'";
mysql_query($query2);
}
$qdata = mysql_query("select kode,nama_penyakit,definisi from daftar_penyakit order by kode");
$i =0;
while($rdata = mysql_fetch_array($qdata))
{
$pkode = $rdata["kode"];
$pnama = $rdata["nama_penyakit"];
$pdefinisi = $rdata["definisi"];
echo "<tr>
 <td align='center'>$pkode</td>
 <td>$pnama</td>
 <td>$pdefinisi</td>
 <td align='center'>
 <a href='hapus_penyakit.php?kode=$pkode &hapus=1'>Hapus</a></td> </tr>";
$i++;
}
?>
</table>


Koneksi.php
<?php
mysql_connect("localhost","root","");
mysql_select_db("penyakit");
?>

Minggu, 24 Maret 2013

Resume dari Film Pirates of Silicon Valley


Dalam film ini menceritakan kisah dari Bill Gates dan Steve Jobs. Awalnya Gates dan Steve memulai usahanya dari level bawah sehingga sangat diperlukan ide semangat dan kepandaian yang tinggi. Pada tahun 1976 Bill Gates dan teman-temannya seperti Paul  mendirikan microsoft. Sedangkan Steve Jobs mendirikan apple Inc yang waktu itu komputer apple 1 hanya menggunakan bungkusan dari  kayu dan menggunakan layar TV bekas.
Kemudian keduanya memajukan perusahaan mereka dengan hasil karya orang lain. Pekerjaan  Apple dimulai Jobs ketika mereka berhasil menciptakan komputer yang memiliki GUI yang menarik, dan digunakannya mouse. Ide penggunaan mouse dan grafik  di curi dari Xerrox. Pihak Xerox mengizinkan Steve jobs dkk melihat hasil karyanya karena tidak menyadari dasar pemanfaatannya.
Pada saat apple sudah besar microsoft masih merupakan perusahaan kecil. Namun produk basic mereka cukup menarik bagi IBM. Dan suatu saat bertemulah Bill Gates dengan petinggi IBM. Pada pertemuan itu Bill Gates berhasil meyakinkan IBM bahwa mereka memiliki produk yang dibutuhkan IBM, padahal Bill Gates dkk tidak mempersiapkan apapun ketika berangkat ke pertemuan. Bill Gates sempat kebingungan untuk memenuhi janji mereka, ditengah- tengah kebingungan tersebut, Allen mengunjungi sebuah software house kecil untuk melihat program XDOS dan memutuskan untuk membeli lisensinya. Akhirnya dijual kembali oleh Bill Gates kepada IBM dengan lisensi yang masih dipegang microsoft, kemudian menjadi MSDOS, yang ada diseluruh komputer menggunakan windows saat ini. Bayangkan betapa sakit hatinya si pencipta XDOS bila mengetahui hal ini. Kerjasama dengan IDM tersebut membuat microsoft terus berkembang tetapi masih tetap dibawah Apple Inc.
Sampai saat ini apple selalu lebih maju dan membuat Bill Gates penasaran dan datang menemui Steve Jobs. Entah cara apa yang dia gunakan sehingga Jobs mau menunjukkan prototipe yang sedang dikembangkan apple. Dan hebatnya lagi Jobs memberi Bill Gares 1 buah prototipe, dan Gates berjanji untuk ikut mengembangkannya. Setelah sekian lama tidak ada kabar dari Gates, Jobs pun mulai tersadar . dia memanggil Gates dengan penuh amarah. Disini terlihat bakat negoisator seorang Bill Gates. Dia sangat berhasil meyakinkan Jobs bahwa dia sedang membantu melakukan pengembangan. Akhirnya tibalah saat peluncuran komputer Apple yang berasal dari prototipe tersebut. Kemudian Gates diberi kesempatan untuk berpidato. Ketika Gates sedang dipodium, Jobs mendaapat kabar bahwa Jepang sudah beredar komputer dengan program yang mirip dengan produk Apple itu. Program tersebut tak lain adalah microsoft windows.
Di dalam film ini dibuktikan bahwa betapa berharganya sebuah ide dan usaha. Meskipun awalnya mereka tidak memiliki apa yang menjadi penemuan ide tersebut, namun mereka dapat mewujudkannya melaliui pencurian ide orang lain. Dalam perjalanannya bahwa tdaklah mudah untuk mewujudkan sebuah ide, dan dibutuhkan usaha dan kerja keras. Selain itu harus bisa melindungi ide yang kita miliki, jangan sampai dicuri dan didahului oleh orang lain karena dapat menyebabkan ide itu tidak berarti lagi.

Kamis, 14 Maret 2013

Technopreneurship : Pengusaha Ulet

Muhadi pengusaha sukses bus Dedy Jaya, lewat kerja keras dan keuletan, Muhadi sukses menjadi pengusaha bus Dedy Jaya. Ia merintis usahanya dari berdagang es lilin serta menjadi kondektur bus. Kini bisnisnya sudah menggurita, mulai dari hotel, pabrik cat, mal, hingga toko bangunan.

Soal nasib urusan belakang. Itulah pegangan hidup Muhadi Setiabudi, konglomerat asal Brebes, Jawa Tengah. Kerja kerasnya selama sekitar 19 tahun kini membuahkan hasil. Grup usaha PT. Dedy Jaya Lambang Perkasa yang berdiri sekitar 15 tahun silam, kini menjelma menjadi kerajaan bisnis dengan 2.500 karyawan. Lini usahanya juga sungguh beragam luas, mulai dari mengelola ratusan armada di bawah bendera perusahaan otobus (PO) Dedy Jaya, hotel, pabrik cat, toko bahan bangunan, toko emas, hingga bisnis mal di Brebes, Tegal & Pemalang. "Nasib itu urutan kesekian. Siapa pun yang bekerja keras pasti bisa berhasil," ucap lelaki kelahiran Brebes, Maret 1961 ini mantap.

Muhadi tentu tidak asal omong. Boleh dibilang pria yang hanya menamatkan pendidikan madrasah tsanawiyah (setingkat SMP) dari sebuah pesantren di Cirebon ini, benar-benar sudah membuktikannya. Maklum, kerajaan bisnisnya itu ia rintis dengan susah payah dan bukan terima menjadi dari warisan. "Saya benar-benar mulai dari nol besar," tandas bapak Muhadi.


Merintis Sukses Dari Berdagang Bambu

Muhadi sejak muda sempat melakoni pekerjaan kasar seperti berdagang es lilin di kampung, menjadi kondektur bus, serta berjualan minyak tanah. Pekerjaan itu ia jalani hingga 1979 atau sekitar lima tahun sejak menamatkan pendidikan menengah. Di saat senggang, ia juga ikut membantu ayahnya bertani di sawah.

Jalan terang agaknya mulai terbentang setelah Muhadi menikahi Atik Sri Subekti pada 1981. "Waktu itu umur saya baru 19 tahun, tapi saya nekat menikah," tuturnya mengenang. Nasibnya berubah bukan karena dia menikahi anak konglomerat. Sebaliknya, mungkin karena kian terdesak harus membiayai keluarga barunya, dia tak bisa lagi menyandarkan penghasilan dari kerja serabutan itu.

Maka, Muhadi mulai menerjuni usaha dagang bambu dengan modal awal sekitar Rp 50.000. Modal ini ia kumpulkan dari upah membantu orang tuanya di sawah. "Usaha ini masih saya pertahankan sampai sekarang karena ia adalah cikal bakal semua usaha yang tidak bisa saya lupakan," tutur Muhadi.

Guratan sukses Muhadi tampaknya memang sudah terukir di bambu. Sebab, jerih payahnya berjualan bambu tersebut menuai hasil lumayan. Apalagi beberapa pesanan dalam jumlah besar juga mulai berdatangan. Misalnya, dia sempat mendapat order dari sebuah kontraktor bangunan untuk menyuplai ribuan batang. Untungnya meningkat, dari sekitar Rp 70.000 sebulan menjadi Rp 470.000 saban bulan.

Selain mendapat order, ada berkahnya juga Muhadi bergaul dengan para kontraktor itu. Ia jadi mulai mafhum tentang seluk-beluk usaha bahan bangunan. Dua tahun setelah berdagang bambu, Muhadi lantas mendirikan toko bahan bangunan dengan modal yang ia kumpulkan dari untung berdagang bambu. "Kekurangannya saya pinjam dari bank," ucapnya terus terang.

Rupanya pilihan Muhadi  ke bisnis bahan bangunan sungguh tepat. Karena usaha barunya itu benar-benar menjadi tambang emas yang tiada henti mengalirkan untung. Bahkan, tujuh tahun setelah berkutat di material, keuntungannya dari berjualan bahan bangunan sudah bisa menjadi modal untuk membeli beberapa bus besar. Muhadi seperti terobsesi berusaha di jasa sarana angkutan. Boleh jadi selain meraup untung dari jasa ini, dia ingin mengenang masa sulitnya menjadi kondektur.

Kini, jumlah armada busnya yang berbendera PO Dedy Jaya sudah mencapai ratusan unit. Penumpang asal Pantura, Tegal, Pekalongan, dan Purwokerto yang hendak ke Jakarta tentu sudah tak asing lagi dengan bus ini. Maklum, Dedy Jaya melayani trayek Jakarta-Purwokerto, Jakarta-Tegal, dan Jakarta-Pemalang- Pekalongan. Ia mencomot nama untuk bus serta grup usahanya dari nama anak pertamanya, Dedion Supriyono. Selain menggeluti bus, Muhadi juga mulai merambah ke toko emas dan bisnis perkayuan.

Konglomerasi bisnis Muhadi tak berhenti sampai di situ saja. Ia pun mulai melirik bisnis pusat perbelanjaan lantaran melihat peluang yang masih terbuka lebar di Tegal. Selain itu, "Saya ingin menjadi pelopor pengembang pribumi, daripada peluang itu diambil developer dari luar," ucapnya.

Alhasil, berdirilah Mal Dedy Jaya pada 1998, yang kini menjadi pusat perbelanjaan termegah di kota warteg itu. Tak puas mendirikan mal, Muhadi lantas menerjuni pula bisnis perhotelan. Dua tahun berselang setelah membangun mal itu, ia juga membangun dua hotel berbintang sekaligus. Satu di Tegal dan satunya lagi di Brebes.

Muhadi tak memungkiri bahwa perkembangan bisnisnya ini tak lepas dari peran bank yang mengucurinya kredit. Tentu saja tak serta-merta bank mau mengucurkan pinjaman ketika usahanya belum sebesar sekarang. Kendati sekarang utangnya masih lumayan besar, dia mengaku tak risau ataupun malu. "Saya baru malu kalau tak bisa membayar," tegasnya.

Begitulah, kerja kerasnya kini sudah membuahkan hasil. Toh, ia tak lantas puas dengan hasil yang sudah ia peroleh. Muhadi juga tak lantas bermewah-mewah dengan hasilnya selama ini. Kantornya pun sederhana. Hanya sebuah ruang seluas 24 m2 di salah satu sudut rumahnya di Jalan Raya Cimohong, Bulakamba, sekitar tujuh kilometer dari pusat kota Brebes. Toh, dari kota kecil inilah Muhadi mengendalikan bisnisnya yang sudah menggurita.


Kesimpulan:
Sudah lumrah setiap ada senang pasti ada susah misalnya saja dari usaha kecil kalau dipertahankan terus menerus pasti akan membuahkan hasil yang begitu besar dan diikuti kerja keras yang tak kunjung henti. Selagi mempunyai usaha kecil jangan diremehkan karena setiap usaha kecil adalah kunci untuk mencapai usaha besar sampai titik kesuksesan.